Wicthorn Logo

Gamecore (Basics)

Memulai

"Segala perjalanan bermula dari langkah pertama, dan di sini, takdir mulai menulis namamu di angin."

Saat embun pagi masih menempel di rerumputan, engkau akan menjejakkan kaki ke tanah yang asing namun terasa akrab di dalam hati. Dunia Wicthorn tak terburu-buru memperkenalkan rahasianya, tetapi ia akan membisikkan petunjuk kepada mereka yang mau mendengarkan. Dalam langkah awal ini, pelajari napas dunia, sentuh tanahnya, dan biarkan hatimu terbuka—sebab setiap tindakan, sekecil apa pun, akan mempengaruhi jalanmu di masa depan.

Memulai

Pemain

"Kau adalah jiwa yang bebas… namun dunia akan mengenalmu dari pilihan-pilihanmu."

Di Wicthorn, engkau adalah benih yang akan tumbuh sesuai tangan yang merawatnya. Wujudmu dapat dibentuk, pakaianmu dapat dipilih, namun hatimu akan ditempa oleh pengalaman, janji, dan pengkhianatan. Semakin jauh kau melangkah, semakin dalam hubunganmu dengan para penghuni negeri ini—dan semakin kuat pula gema dari keputusanmu yang terdengar di lorong-lorong takdir.

Memulai

Kontrol

"Tanganmu adalah jembatan antara niat dan kenyataan."

Gerakkan dirimu melintasi hutan, lorong, dan desa. Sentuh, ambil, bicara, dan gunakan kemampuanmu untuk membentuk dunia di sekitarmu. Baik melalui jemari yang menari di atas papan tombol, atau genggaman erat pada pengendali, semua pilihan ada padamu. Ingatlah, bahkan satu gerakan sederhana dapat menjadi awal dari sesuatu yang besar.

Memulai

Energi

"Api di tubuhmu tak akan menyala selamanya."

Setiap tarikan napas, setiap ayunan alat, setiap mantra yang kau rapalkan—semua menguras tenagamu. Energi adalah nyawa dari aktivitasmu. Jaga dan pulihkan ia dengan makanan hangat, ramuan harum, atau tidur yang nyenyak di bawah cahaya bulan. Kehabisan tenaga bukanlah akhir, namun bisa membuatmu kehilangan momen berharga yang tak akan datang dua kali.

Memulai

Kesehatan

"Darah yang mengalir adalah harga dari keberanian."

Dalam perjalananmu, bahaya akan datang—dari taring makhluk buas, dari racun tanaman berbahaya, atau dari dinginnya malam. Kesehatanmu adalah perisai terakhir yang memisahkanmu dari kegelapan. Rawatlah dirimu dengan ramuan penyembuh, makanan bergizi, atau bantuan dari mereka yang kau percayai. Ingatlah: seorang petualang yang bijak tahu kapan harus bertarung… dan kapan harus mundur.

Memulai

Skill

"Setiap keterampilan adalah benang yang menenun takdirmu."

Baik merawat kebun, memancing di danau berkabut, meracik ramuan, atau menguasai sihir kuno—setiap tindakan akan memperkaya dirimu. Gunakan keterampilan itu berulang, dan kau akan menemukan bahwa tanganmu menjadi lebih terampil, matamu lebih tajam, dan hatimu lebih berani. Beberapa keterampilan bahkan membuka pintu menuju rahasia yang tak terlihat oleh mata biasa.

Memulai

Siklus Hari

"Waktu adalah sungai yang terus mengalir—dan arusnya akan membawamu, mau tak mau."

Matahari terbit membawa kesempatan baru, sementara senja memanggilmu pulang. Malam menyelimuti dunia dengan misteri, menghadirkan makhluk yang tak terlihat di siang hari. Cuaca, musim, dan waktu akan memengaruhi segalanya—dari panenmu hingga siapa yang mau berbicara denganmu. Bijaklah dalam membagi waktu, sebab sekali ia lewat, tak akan kembali.

Memulai

Inventori

"Kantong kecilmu bisa menyimpan dunia—jika kau pandai mengaturnya."

Segala yang kau temukan, dari bunga liar yang harum hingga artefak kuno yang berharga, akan tersimpan di sini. Namun ruang itu terbatas, dan setiap barang memiliki bobotnya sendiri. Pilihlah dengan hati-hati apa yang akan kau bawa, simpan, atau tinggalkan. Di tangan yang cermat, inventori bukan sekadar kantong, melainkan gudang peluang.

Peta Wilayah

"Bumi ini luas, namun setiap jengkalnya memiliki cerita."

Peta adalah sahabat setiamu, merekam setiap langkah dan menemukan jalan pulang ketika kau tersesat. Seiring penjelajahanmu, titik-titik kosong akan terisi, mengungkap desa, hutan, gunung, dan tempat-tempat yang hanya berani diceritakan dalam bisikan. Beberapa jalan akan terbuka hanya bagi mereka yang siap—dan siap adalah kata yang berarti lebih dari sekadar keberanian.